Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Tim DLH Aceh Utara Ungkap Hasil Verifikasi Terkait Ikan Mati di Pelabuhan Krueng

Detak Terkini
Senin, 14 Februari 2022, Februari 14, 2022 WIB

 

Ikan mati di sekitar Pelabuhan Krueng Geukueh.

LHOKSUKON, DetakTerkini.com - Terkait sejumlah ikan mati terapung di pantai seputaran lokasi Pelabuhan Krueng Geukueh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Utara telah melakukan upaya penanganan verifikasi lapangan dengan menurunkan empat orang tim Teknis ke lapangan.

Hal tersebut sesuai perintah tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Aceh Utara Nomor: peg.800/SPT/13/2022 tanggal 9 Februari 2022 dan membawa perangkat alat pengujian Laboratorium.

Adapun verifikasi yang di dapat tim teknis DLHK Aceh Utara bersama saksi dari masyarakat setempat melakukan pengujian pada seputaran anggapan air yang tercemar. Yaitu pada tiga titik lokasi dengan menggunakan alat multiparameter portable.

Sementara itu Assisten Vice President Humas PT PIM, Dedi Ikhsan mengatakan pihak DLHK telah turun ke lokasi Pelabuhan Krueng Geukuh pada Rabu 9 Februari 2022.

Ia menjelaskan, pihak PT PIM telah menyerahkan hasilnya ke Dinas terkait. "Bagaimana hasilnya nanti kita dengarkan saja dari pihak DLHK," sebut Dedi, mengutip dari Serambinews.com, Minggu (13/2/2022).

Sementara itu Kadis DLHK Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim, menjelaskan untuk hasil uji sebagai standar baku mutu air laut katagori Pelabuhan sesuai dengan tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor: 22 Tahun 2021 lampiran VIII dengan hasil sebagai berikut.

Lokasi pengujian di area pinggiran Pelabuhan PT PIM Krueng Geukuh kondisi air normal dengan PH air 7.09. Lalu Kondisi air tidak berbau.

Kemudian suhu udara alami berkisar 29.7 derjat celcius. Kondisi air tidak ditemukan lapisan minyak, serta kecerahan air normal dan salilitas alami.

Kadis DLHK, menambahkan, pengujian lainnya akan dilakukan pengembangan pada uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Utara dan uji laboratorium di Provinsi Aceh seperti TSS, Amoniak total, Sulfida(H2S), Senyawa Veno total, Survektan, Minyak dan Lemak.

"Lokasi pengujian di area laut pelabuhan PT PIM pada titik panta Kamis pada Kamis Februari lalu PH air kembali norma," katanya.

Sehingga, dugaan pencemaran masih dalam pengembangan pengujian."Sampel sudah kami kirim ke Banda Aceh pada laboratorium terakreditasi Balai Riset dan Standarisasi Kementrian Perindustrian (baristand) dan menuggu hasilnya," terangnya.

Selain itu tambahnya, selama ini perusahaan antara lain PT PIM rutin mengirimkan laporan RKL - RPL pada instansi DLHK Aceh Utara setiap triwulan, yang merupakan kewajiban perusahaan.

"Dari hasil verifikasi tim di Lapangan selama 2 hari tersebut di dapatkan kesimpulan sementara bahwa kondisi air laut normal, tidak ditemukan sampah ikan mati yang terapung. Selanjutnya menunggu  perkembangan hasil uji Laboratorium Barustand," pungkasnya.(*)

Komentar

Tampilkan

  • Tim DLH Aceh Utara Ungkap Hasil Verifikasi Terkait Ikan Mati di Pelabuhan Krueng
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed