Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Terkait Kasus Korupsi Beasiswa, 38 Mahasiswa Kembalikan Uang ke Polda

Detak Terkini
Sabtu, 19 Februari 2022, Februari 19, 2022 WIB

 

Posko pengembalian dana bantuan pendidikan kasus korupsi beasiswa di Ditreskrimsus Polda Aceh

BANDA ACEH, DetakTerkini.com - Sebanyak 38 mahasiswa telahmengembalikan uang beasiswa yang pernah diterimanya ke Polda Aceh.

Ke-38 mahasiswa itu merupakan bagian dari lebih 400 mahasiswa penerima beasiswa tak memenuhi syarat, dalam kasus korupsi beasiswa tahun 2017.

Pengembalian uang beasiswa itu dilakukan hanya berselang sehari sejak Polda Aceh mengimbau para mahasiswa yang terlibat, agar segera mengembalikan uang bantuan pendidikan tersebut ke kas daerah pada Kamis (17/2/2022).

Untuk melayani pengembalian uang beasiswa itu, Ditreskrimsus Polda Aceh telah membuka posko pengembalian dana bantuan pendidikan tahun 2017 di Kantor Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Aceh.

Baik untuk D3, D4, S1, S2, dokter spesialis, dan S3 dalam negeri, maupun penerima beasiswa luar negeri untuk S1, S2, dan S3.

“Hingga tadi malam sudah ada 38 orang mahasiswa yang telah mengembalikan beasiswa yang terlanjur diterima, dengan total pengembalian uang Rp 254.445.000,” sebut Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, mengutip Serambi, Jumat (18/2/2022).


Selain dari mahasiswa, pengembalian kerugian negara tersebut juga berasal dari kordinator beasiswa sebesar Rp 192.200.000, sehingga total pengembalian kerugian negara dari kasus tersebut adalah Rp 446.645.000.


Dalam hal ini, Winardy memberikan apresiasi kepada para mahasiswa dan korlap yang telah kooperatif dan menjunjung tinggi imbauan dari polisi.

“Kami memberikan apresiasi kepada mereka. Kami memberikan apresiasi kepada mereka.

Bagi yang belum mengembalikan, diimbau untuk segera mendatangi ke posko Ditreskrimsus Polda Aceh,” imbau Winardy.


“Penyidik juga sudah memiliki daftar nama dan identitas ke-400 lebih penerima beasiswa tersebut," kata Winardy, Kamis (17/2/2022).

"Mereka dinilai memiliki niat (mens rea) untuk melakukan pidana.

Karena pada dasarnya mereka tahu kalau syaratnya tidak terpenuhi, tapi tetap memaksakan diri dengan cara memberikan sejumlah potongan agar bisa memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa," tambahnya.

Oleh karena itu, Polda Aceh masih memberi kesempatan kepada penerima beasiswa yang tidak memenuhi syarat itu untuk mengembalikan uang tersebut ke kas daerah, guna menghindari banyaknya calon tersangka dan bisa fokus ke delik utama.

Winardy juga memastikan, bahwa dengan dikembalikannya uang beasiswa itu, para mahasiswa akan terbebas dari jeratan hukum.


"Iya, dengan mengembalikan keuangan negara tersebut maka unsur kerugian negara terhadap mahasiswa tidak terpenuhi.

Makanya, kasus terhadap mereka tak bisa kita proses karena unsur tersebut tidak terpenuhi," demikian Kabid Humas Polda Aceh.


Komentar

Tampilkan

  • Terkait Kasus Korupsi Beasiswa, 38 Mahasiswa Kembalikan Uang ke Polda
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed