Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Sama-sama Akui Zina, Perempuan Dihukum Cambuk 100 Kali, Laki-laki 15 kali

Detak Terkini
Sabtu, 15 Januari 2022, Januari 15, 2022 WIB

 

Ilustrasi hukuman cambuk, Foto:SerambiNews 

Aceh, DetakTerkini.Com - Viral di Medsos, perbedaan hukuman cambuk yang diperoleh pasangan selingkuh yang dipergoki berzina.

Perbedaan hukuman pasangan selingkuh itu terlihat dari jumlah hukuman cambuk yang diperoleh keduanya.

Bila yang perempuan mendapat hukuman cambuk 100 kali, sementara laki-laki pasangan selingkuhnya hanya 15 kali cambukan.

Perbedaan hukuman cambuk ini sontak menjadi perbincangan netizen bahkan Viral di Medsos, apalagi laki-laki yang ketahuan selingkuh itu adalah mantan kepala dinas.

Semua berawal dari pasangan RJ (wanita) dan TS  digerebek warga saat berzina di dalam rumah meski keduanya telah memiliki pasangan masing-masing.

Imbasnya, RJ, seorang perempuan di Kabupaten Aceh Timur dicambuk 100 kali di halaman kantor Dinas Syariat Islam, Aceh Timur pada Kamis (13/1/2022).

Ia dicambuk atas kasus iktilat (bermesraan dengan pasangan tidak sah).

Sementara pasangannya, TS yang tercatat sebagai mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Timur hanya dicambuk 15 kali.

Kok bisa berbeda?

Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Ivan Najjar Alavi mengatakan pihaknya hanya menjalankan eksekusi sesuai dengan putusan Mahkamah Agung RI.
Ia juga menjelaskan jika selama proses persidangan, mantan pejabat yang divonis cambuk 15 kali tak mengakui perbuatannya.

“Kita hanya menjalankan sesuai dengan putusan Mahkamah Agung."

"Dalam kasus ini, mantan pejabat itu tidak mengakui perbuatannya selama proses persidangan, sedangkan yang ibu ini mengakui perbuatannya,” kata Ivan dikutip dari TRIBUNKALTENG.COM

Bercumbu dan ditangkap warga, kasus tersebut berawal pada Oktober 2018.

Hari itu, mantan Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Aceh Timur mendatangi rumah RJ di Kecamatan Paureulak, Aceh Timur.

Saat itu suami RJ tak ada di rumah.

Mereka berdua kemudian diduga bercumbu hingga ditangkap oleh warga.

Kasus tersebut kemudian bergulir dan mereka dijerat Qanun (peraturan daerah) Aceh Nomor 6/2014) tentang hukum jinayat.
Sementara TS hanya dijerat dengan dengan pasal khalwat dan Iktilat.

Kasus tersebut kemudian berproses di Mahkamah Syariah IDI, Aceh Timur pada 12 Maret 2021.

Mantan kepala dinas ajukan kasasi ke MA Pada 21 Juni 2021, mantan kepala dinas tersebut divonis hukuman 30 kali cambuk.

Lalu pada 8 Juli 2021, TS divonis penjara 30 bulan setelah putusan banding oleh Mahkamah Syariah Aceh mengoreksi putusan Mahkamah Syariah Idi Aceh Timur.

TS kemudian melakukan kasasi di Mahkahmah Agung RI.

Pada 1 September 2021, MA mengkoreksi putusan sebelumnya dan menjatuhkan vonis 15 kali cambuk pada TS.

Kasasi ke MA, RJ tetap dicambuk 100 kali Berbeda dengan TS.

Pada putusan 17 Juni 2021, RJ divonis 100 kali cambuk karena mengaku perbuatan zina.

RJ pun melakukan banding ke Mahkamah Syariah Aceh dan hasilnya sama yakni RJ divonis 100 kali cambuk.
Tidak puas, RJ pun melakukan kasasi ke Mahkamah Agung RI

Hasilnya, MA menolak kasasi yang diajukan oleh RJ dan perempuan asal Aceh tersebut tetap divonis 100 kali cambuk.

Putusan TS diterima Mahkamah Syariah Idi Aceh Timur pada 1 November 2021.

Sementara putusan RJ diterima pada 26 November 2021.

Mereka kemudian menjalani eksekusi cambuk di depan umum bersama terdakwa kasus pelanggaran syariat lainnya di Idi, Aceh Timur, 14 Januari 2022. (*)

  

Komentar

Tampilkan

  • Sama-sama Akui Zina, Perempuan Dihukum Cambuk 100 Kali, Laki-laki 15 kali
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed