Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Seorang Ibu di Aceh Timur Bawa Serta Anak Jalani Hukuman Penjara, YARA: Pemda Harusnya Beri Perlindungan Bagi Anak di Bawah Umur

Rabu, 24 Maret 2021 | Maret 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-03-24T11:12:21Z

 

Terpidana membawa serta anaknya ke penjara (Foto: FEC Media/Fadly)


Aceh Timur, Detakterkini.com - Terpidana kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, Nurhayati Binti Safaruddin, warga asal Desa Bantayan, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, terpaksa membawa serta balitanya yang masih menyusui, menemaninya menjalani kurungan penjara selama delapan bulan.


Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), menuntut dua bulan penjara, membawa serta seorang anak yang masih di bawah umur menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Aceh Timur, pada Rabu (24/3/2021). 


Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Timur, Indra Kusmeran, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Aceh Timur untuk memberikan perlindungan terhadap balita tersebut.


"Bagaimanapun keadaannya, Lembaga Pemasyarakatan bukanlah tempat yang layak bagi anak di bawah umur," kata Indra.


Menurutnya, tugas Pemda melalui Dinas Sosial untuk memberikan perlindungan terhadap anak di bawah umur, berupa kehidupan yang layak. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Pasal 20 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.


"Seharusnya, perkara ini juga patut menjadi perhatian DPRK Aceh Timur, khususnya Komisi yang membidangi persoalan terkait anak," ungkapnya.


Karenanya, YARA mendesak DPRK Aceh Timur, agar segera mengambil langkah untuk memberi perlindungan terhadap balita tersebut.


"Kita berharap, nantinya memperoleh hak-hak mereka sebagaimana yang dilindungi oleh UU Perlindungan Anak," tukasnya.


Laporan: Fadly P. B

Editor: Hedwig Randalinggi

×
Berita Terbaru Update