Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jenazah Dua Warga Aceh yang Meninggal di Lapas Nusakambangan Tertahan di RS Cilacap, Warga Minta Bantuan Presiden

Minggu, 07 Maret 2021 | Maret 07, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-03-07T14:37:19Z

Perwakilan YARA Bireun, Muhammad Zubir,  mengirimkan pesan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, agar bisa membantu memulangkan Jasad dua warga Aceh yang saat ini tertahan di RS Cilacap. (Foto: Muhammad Fadli)




Aceh, Detakterkini.com - Direktur Investigasi dan Inteligen Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Basri, menyampaikan, saat ini, saat ini Jenazah dua orang warga Provinsi Aceh, Syarifuddin Bin Ibrahim (45) asal Lhokseumawe dan Zefri  Syarifuddin (29) asal  Gayo Lues, yang meninggal dunia  saat tengah  menjalani hukuman penjara di Lapas Karang Anyar Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah masih tertahan di Rumah Sakit (RS) Cilacap.


Menurutnya, jenazah keduanya sudah di masukkan dalam peti jenazah, namun tidak bisa di berangkatkan menuju kampung halamannya karena Kementerian Hukum dan HAM tidak memiliki anggaran memulangkan  jasad keduanya.


“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Lapas dan RSU Cilacap untuk segera memulangkan jenazah keduanya ke kampung halamannya, namun semua mengatakan tidak punya biaya pemulangan kedua jenazah tersebut,” Basri, Minggu (07/2/2020) saat dihubungi detakterkini.com.


Padahal, kata Basri, saat mereka dipindahkan secara sepihak oleh Direktorat Jendral Pemasyarakatan  (Dirjen PAS) beberapa waktu, lalu dalam keadaan sehat.


“Kami sudah protes bahwa pemindahan mereka itu tidak sesuai dengan SOP karena tidak dilakukan sidang Tim Pemantau Pemasyarakatan (TPP) di Lapas meraka ditahan, tetapi Dirjen PAS tetap memindahkan mereka ke Lapas Karang Anyar di Nussakambangan, kalau seperti itu Dirjen PAS harus bertanggung jawab juga memulangkan janazah mereka, jangan hanya bisa memindahkan saja tapi tidak bertanggung jawab memulangkannya,” Kata Basri yang diketahui tengah berada di Cilacap itu.



Sementara Kepala Perwakilan YARA Bireun, Muhammad Zubir,  telah mengirimkan pesan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, agar bisa membantu memulangkan Jasad keduanya.


Pesan tersebut dituliskan di atas secarik kertas bertuliskan “ S. O. S PAK JOKOWI, TOLONG BANTU PULANGKAN JENAZAH DUA WARGA ACEH YANG SAAT INI TERTAHAN DI NUSAKAMBANGAN, KELUARGA TIDAK PUNYA UANG UNTUK BIAYANYA”. Tulisan tersebut di sampaikan di depan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Aceh.


“Dengan  harapan pesan ini sampai kepada Presiden Jokowi dan jenazah dapat segera di makamkan di kampung halamannya masing-masing,” kata Bireun.


Menurutnya, hanya kepada Presiden, rakyat Indonesia bisa berharap mendapatkan hak konstitusionalnya.


“Dan harapan kami agar jenazah kedua warga Aceh tersebut dapt segera di makamkan di kampung halamannya karena keluarganya juga sudah menunggu jenazah untuk di makamkan secara layak di tempat asalnya”, harapnya.


Laporan: Muhammad Fadli

×
Berita Terbaru Update