Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Menyalahgunakan Dana Desa, Pimda KPK Subulussalam Minta Inspektorat Audit Kades Belegen Mulia

Sabtu, 06 Maret 2021 | Maret 06, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-03-06T08:22:23Z

Syahpundin Lingga. (Foto:Ist)




Subulussalam, Detakterkini.com - Pimpinan Daerah (Pimda) Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (KPK)  Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, Syahpundin Lingga, meminta Ispektorat wilayah setempat mengaudit Kepala Desa (Kades) Belegen Mulia, terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa.


Ketua Lembaga KPK Pimda Kota Subulussalam, Syahpundin Lingga, kepada media ini, Sabtu (6/3/2021), menyampaikan, pihak Inspektorat, tidak pernah melakukan audit terhadap Kades Belegen Mulia selama masa jabatannya, padahal masa jabatan tersebut hanya tersisa satu bulan lagi. 


"Sesuai data yang ada di tangan kami, sudah pantas Kades Belegen Mulia diaudit, dikarenakan banyak dugaan kegiatan tidak tepat sasaran dan mark up anggaran," ungkap Syahpundin.


Ia mencontohkan, setiap tahunnya, anggaran untuk anak yatim terus meningkat, begitu juga dengan dana fakir miskin dan lansia, juga dana TK/PAUD, padahal di desa tersebut tidak ada TK/PAUD, serta banyak penyimpangan lainnya.


"Dan ada lagi laporan yang kami terima, anggaran dana tahun 2016 untuk kegiatan pengayaman rotan sebesar Rp 33 juta, namun hasil manfaatnya tidak ada. Tapi masuk ke tahun 2017, lebih besar lagi diaggarkan sampai Rp 100 juta," bebernya.


Ia menambahkan, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes), usulan tersebut ditolak mentah-mentah oleh masyarakat, karena anggaran sebesar Rp 100 juta itu dirasa tidak memiliki manfaat bagi masyarakat.


"Namun anehnya, saat realisasi pencairan, uang kegiatan sudah ada di Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kegiatan pelaksanaannya pun disponsori oleh pihak orang kedua, di mana kegiatan itu dianggap menguntungkan Kepala Desa dan rekanannya," jelas Syahpundin.


Menurutnya, pihaknya memiliki semua data kegiatan dan realisasi kegiatan yang menggunakan Dana Desa Belegen Mulia selama enam tahun terakhir.


"Makanya kami meminta kepada Inspektorat, supaya mengaudit Kades Belegen Mulia, sebelum masa jabatannya berakhir pada 18 April 2021 mendatang," tukasnya.


Laporan: Ramona

Editor: Hedwig Randalinggi

×
Berita Terbaru Update